Events

SAYEMBARA 2 TAHAP DESAIN RANCANG BANGUN RUMAH SUSUN SEDERHANA MILIK (RUSUNAMI) DI KAWASAN PERKOTAAN
Thu, 28 Aug 2008 - Tue, 30 Sep 2008

SAYEMBARA 2 TAHAP DESAIN RANCANG BANGUN RUMAH SUSUN SEDERHANA MILIK (RUSUNAMI) DI KAWASAN PERKOTAAN

PENYELENGGARA
Kementerian Negara Perumahan Rakyat Republik Indonesia bekerjasama dengan Ikatan Arsitek Indonesia DKI Jakarta

I. LATAR BELAKANG & TUJUAN

Kementerian Negara Perumahan Rakyat Republik Indonesia telah mencanangkan program pembangunan Rusunami 1.000 Menara yang dinilai merupakan langkah strategis dalam menjalankan amanat Undang-Undang sebagai salah satu cara menyejahterakan rakyat. Rusunami dan Rusunawa menjadi salah satu program untuk memenuhi perumahan bagi masyarakat berpenghasilan menengah bawah dan masyarakat berpenghasilan rendah di kawasan perkotaan. Oleh karena itu dalam pelaksanaannya perlu perencanaan seksama dan konsisten untuk diperoleh hasil maksimal jangka menengah dan panjang.

Hasil penyelenggaraan sayembara desain ini perlu mencapai parameter yang lebih dari sekedar memenuhi standar minimal saja, tetapi harus dapat memberikan banyak alternatif desain yang inovatif. Desain harus mampu membentuk lingkungan hidup yang lebih baik di dalam tapak maupun dengan sekitarnya dalam skala waktu jangka panjang, tembus generasi, bertahan lama, dan historikal. Visi arsitektur yang jauh ke masa depan perlu mempertimbangkan perkembangan bangunan pada tapaknya sendiri dan pada lingkungan kota. Desain arsitektur terbangunnya harus mampu menjadi katalis membangun komunitas urban yang sehat dan mampu menghadapi transformasi budaya.

Arsitektur sangat mempertimbangkan faktor kenyamanan dan kemudahan, di samping juga wajib mengikuti standar teknis bangunan yang menyangkut keamanan sosial, kehandalan bangunan, dan keselamatan manusia. Oleh karena itu kepatuhan desain terhadap semua peraturan perlu dijaga dengan tetap mendorong inovasi dalam meningkatkan kualitas kenyamanan, kemudahan dan estetika.

Arsitektur juga sangat mempertimbangkan konteks sosial. Karakter fisik perlu disesuaikan dengan tingkat sosial target penghuni yaitu kelas menengah. Desain unit diutamakan untuk penghuni-pemilik yang merupakan keluarga inti dengan anak atau dengan orang tua bukan untuk perorangan (single), untuk membentuk sistem demografi yang heterogen dan diharapkan dapat menjamin atau mengarahkan sistem sosial yang nyaman bagi penghuni-pemilik dan sistem bertetangga yang sehat. Desain dan sistem sosial yang akan diwadahinya harus dapat membangun rasa kepemilikan per unit maupun kolektif.

Lokasi perencanaan meliputi dua tapak, masing-masing di daerah Sunter ­ Jakarta Utara dan Kali Malang, Bekasi ­ Jawa Barat. Keberadaan dua lokasi area perencanaan perlu mengikuti prinsip ³Membangun Tanpa Menggusur², merupakan perwujudan keberpihakan sosial kepada tatanan masyarakat ideal dan hasilnya diharapkan memberi nilai tambah untuk kawasan sekitar lokasi dan martabat manusia Indonesia di masa depan.

Program sayembara ini akan menghasilkan desain yang langsung akan dibangun oleh pengembang di 2 (dua) lokasi berbeda. Untuk itu desain yang dihasilkan perlu mengadaptasi kepentingan rekayasa membangun dengan metode yang dipersyaratkan oleh Panitia Sayembara untuk menjamin keterbangunannya.

II. TARGET PERANCANGAN

Desain akan menerapkan prinsip-prinsip desain mendasar yang diminta, yaitu: 1. Konsep Penataan Kawasan 2. Desain Bangunan Rusunami 3. Desain Ruang Luar Rusunami 4. Desain Detail Teknis Bangunan 5. Konsep Keberlanjutan (Sustainable Design)

III. BATASAN DAN PERMINTAAN

III.1. Arsitektur Kota
Meliputi penyediaan fasilitas Fasum/Fasos, area parkir & sirkulasi, ruang terbuka hijau, densitas, konteks lingkungan dan lain-lain.

III.2. Arsitektur Bangunan
Termasuk didalamnya Program Ruang dalam Gedung, Program Per Unit, Program Ruang di dalam Unit.

III.3. Desain Berkelanjutan
Desain harus mengaplikasikan prinsip Sustainable Design, seperti sirkulasi udara dan pencahayaan alami, manajemen air, manajemen sampah, konsep: Recycle, Reuse, Reduce, lokalitas bahan, metode konstruksi dan optimalisasi energi alami.

III.4. Konteks Ekonomi dan Sosial
Sesuai dengan target peruntukan keluarga berpenghasilan menengah bawah dengan empat anggota keluarga dengan harga konstruksi Rp. 2,5 juta / m2.

III.5. Value Engineering
Untuk menjamin keterbangunan para peserta diharapkan mengerti dasar-dasar bekerja dengan panduan Value Engineering. Karenanya peserta diwajibkan mengikuti workshop Value Engineering dari pada waktu yang ditentukan. Kehadiran menentukan kesertaan, peserta yang tidak mengikuti sesi ini dianggap gugur, kecuali bila ada ketentuan lain yang ditentukan panitia.

III.6. Konteks Peraturan

Ketentuan mengenai teknis bangunan, keamananan, kesehatan, keandalan bangunan dan keselamatan terhadap bahaya kebakaran mengikuti peraturan yang berlaku.

III.7. Inovasi Desain
Peserta perlu mengajukan konsep desain visioner dalam segala tingkatan untuk pengembangan program Rumah Susun di Indonesia.


IV. LAMPIRAN KERANGKA ACUAN KERJA PER LOKASI PERENCANAAN Pengembang PT. Mitra Safir Sejahtera, kebutuhan ruang dan ketentuan lain selengkapnya ada di TOR.

V. TEKNIS PENYELENGGARAAN
Teknis penyelenggaraan Sayembara 2 Tahap Desain Rancang Bangun Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) di Kawasan Perkotaan ini adalah :

V.1 SIFAT SAYEMBARA
1. Sayembara ini terbuka bagi anggota para arsitek, perseorangan maupun berupa tim Institusi Biro Konsultan maupun Perguruan Tinggi, dengan ketua tim anggota IAI bersertifikat SKA yang aktif. 2. Bersifat rahasia. 3. Dilangsungkan dalam dua tahap. Dari penjurian tahap I akan dipilih 10 nominator dari tiap-tiap lokasi perencanaan untuk mengikuti penjurian tahap II. 4. Hasil yang yang disayembarakan adalah Desain Rancang Bangun Rusunami.

V.2 PERSYARATAN KEIKUTSERTAAN
Peserta sayembara adalah para arsitek anggota IAI bersertifikat SKA yang masih aktif (telah melunasi iuran tahun 2008). Pesertanya adalah perseorangan maupun berkelompok tim Institusi Biro Konsultan maupun Perguruan Tinggi. Peserta dapat mengikuti satu atau dua lokasi sayembara dengan ketentuan biaya sebagai berikut : satu lokasi dua lokasi Anggota IAI Jakarta Rp. 200.000,- Rp. 350.000,- Anggota IAI non IAI Jakarta Rp. 250.000,- Rp. 450.000,-

V.3 PENDAFTARAN / PENGAMBILAN BERKAS SAYEMBARA
Ruang Sekretariat IAI DKI Jakarta Jakarta Design Center Jl.Gatot Subroto Kav. 53 - lantai 7, Jakarta 10260 T. 5304719 / F. 5304711 Hari Senin s/d Jumat, Pukul 10.00 ­ 17.00 WIB Berkas Sayembara dapat diterima dalam bentuk CD-R yang berisi antara lain: a. Materi TOR b. Peta Lokasi tiap tapak perencanaan c. Foto-foto eksisting tapak (.jpeg) d. Formulir Nama Peserta Sayembara

V.4 PENGAMATAN LOKASI
Peserta dianjurkan untuk dapat melakukannya sendiri ke lokasi, diharapkan dapat lebih memahami keadaan yang sesungguhnya secara lebih mendalam.

V.5 WORKSHOP VALUE ENGINEERING & RAPAT PENJELASAN SAYEMBARA Ruang Orchid / Lotus - Jakarta Jakarta Design Center Jl.Gatot Subroto Kav. 53 - lantai 6, Jakarta 10260 Hari Jumat, 12 September 2008 Pukul 13.00 ­ 17.30 Wajib diikuti bagi seluruh peserta sayembara yang telah mendaftar.

V.6 PEMASUKAN KARYA SAYEMBARA
Tahap I
Ruang Orchid / Lotus - Jakarta Design Center
Jl.Gatot Subroto Kav. 53 - lantai 6, Jakarta 10260
Hari Senin, 06 Oktober 2008 Pukul 13.00 ­ 17.00

Tahap II, bagi para nominator terpilih.
Ruang Orchid / Lotus - Jakarta Design Center
Jl.Gatot Subroto Kav. 53 - lantai 6, Jakarta 10260
Hari Kamis, 23 Oktober 2008 Pukul 13.00 ­ 17.00
(selain pada kedua waktu tersebut tidak akan ada penerimaan karya peserta sayembara). V.7. INFORMASI PESERTA Informasi sehubungan penyelenggaraan sayembara bagi para peserta akan dilakukan melalui media SMS, Email serta Website IAI Jakarta : www.iai-jakarta. org V.8 PENJURIAN SAYEMBARA Penilaian hasil sayembara dilakukan oleh Dewan Juri yang terdiri dari 7 orang, para praktisi dan akademisi Arsitektur, wakil dari Kementerian Negara Perumahan Rakyat, Pemerintah Kota dan dari Pengembang :

Prof. Gunawan Tjahyono, IAI
Prof. Sandi Siregar, IAI
DR. Ir. Yuskar Lase
Ir. Pangihutan Marpaung
Ir. Widyo Dwiyono, MSI
Ir. Isandra Matin, IAI
Tirta Susanto (wakil dari Pengembang).

V.9 MATERI KARYA
Tahap I
Peserta diminta untuk menyajikan ide karyanya secara grafis pada kertas format A2 susunan vertical (portrait) maksimal 5 lembar. Gambar meliputi : Rencana Tapak, Denah Unit dengan gambar perletakan furnitur, Denah, Tampak, Potongan bangunan. Perspektif Eksterior & Interior, Penjabaran konsep. Seluruh materi Gambar karya juga diminta untuk menyertakan datanya tersebut kedalam CD-R untuk keperluan dokumentasi Penyelenggara Tahap II Ke 10 nominator terpilih tiap-tiap lokasi perencanaan akan mengembangkan desainnya sesuai dengan catatan Dewan Juri pada penjurian Tahap I. Masing-masing nominator akan diberikan kesempatan mempresentasikan karyanya di hadapan Dewan Juri selama @15 menit dengan pengaturan waktu presentasi ditentukan kemudian. Peserta diminta untuk menyajikan ide karyanya secara grafis pada kertas format A1 susunan horizontal (landscape) dengan jumlah lembar secukupnya, berisi gambar-gambar seperti pada tahap I dengan beberapa tambahan. Peserta diminta membuat pula Maket Studi Bangunan Rusunami, dengan luas besar tapak tidak melebihi ukuran kertas A1, beserta Rencana Anggaran Biaya dan Spesifikasi Teknis Bangunan (outline Spec), pada kertas HVS A4. Seluruh materi Gambar karya juga diminta untuk menyertakan datanya tersebut kedalam CD-R untuk keperluan dokumentasi Penyelenggara, ke dalam data file maksimum sebesar 10 MB, dalam bentuk format .jpeg dan .dwg per halaman gambar.

V.10 HADIAH SAYEMBARA DAN STATUS PEMENANG

Hadiah untuk tiap lokasi perencanaan
a. Pemenang I Rp. 40.000.000,- -
b. Pemenang II ` Rp. 15.000.000,- -
c. Pemenang III Rp. 10.000.000,- -
d. Pemenang Penghargaan @ Rp. 2.500.000,--

Pemenang pertama akan menjadi Perencana Desain Rancang Bangun Rumah Susun Sederhana Milik di tiap-tiap lokasi perencanaan. Status pemenang selanjutnya akan mengikuti aturan-aturan yang berlaku secara umum dan secara hukum di lingkungan Propinsi DKI Jakarta, sejauh tidak melanggar Kode Etik dan Kaidah Tata Laku IAI.


V.11 JADWAL SAYEMBARA

Pengumuman Sayembara

28 Agustus 2008

Pendaftaran dan pengambilan materi TOR

01 ­ 11 September 2008

Workshop Value Engineering & Rapat Penjelasan Sayembara

12 September 2008

Pemasukan Karya Tahap I

06 Oktober 2008

Penjurian Tahap I dan Penetapan 10 Nominator
Pemasukan Karya Tahap II
Penjurian Tahap II dan Penetapan Pemenang

07 Oktober 2008
23 Oktober 2008
24 Oktober 2008

Penyerahan Hadiah
Pada acara peringatan Hari Habibat

30 Oktober 2008

Pameran Sayembara
Ditentukan kemudian

Toton Suhartanto, IAI
Badan Penghargaan & Sayembara Karya Arsitektur
IAI Jakarta