Events

Forbidden Zone
Thu, 6 Nov 2008 - Wed, 10 Dec 2008

Pameran Seni Rupa
Forbidden Zone


Pameran menampilkan karya : Krisna Murti
Forbidden Zone” Krisna Murti mengekplorasi cara pandang kita akan kenyataan melalui medium landscape. Amanda K. Rath (AS/Malaysia), periset seni rupa mengatakan “..it is clear that Krisna is constantly evolving artistically, experimenting with and not afraid to enter into risky territory. In his new body of work, he continues to present issues that connect on a universal level, while at the same time articulating his own ambivalence and questions regarding his own position to a particular aspect of Indonesian art history”. Landscape menjadi perangkat investigasi historis dan rekonstruksi atas konstruk identitas. Yaitu sejak Belanda memperkenalkan realitas melalui cara pandang kolonial - “Mooi Indie”- yang eksotik-turistik. Lalu perlawan wacana itu oleh Sudjojono (1937) sambil menegaskan kehidupan “riel” sebenarnya adalah nasionalisme. Bahkan konstruksi yang dihidupkan melalui warisan pendidikan seni rupa. Praktik mengadaptasi, mengadopsi dan melintasi wilayah-wilayah artistik yang ditabukan agaknya justru disadari menjadi proyek seni Krisna Murti kali ini. Yaitu sebuah upaya mengungkap posisi (budaya) Krisna saat ini.

Tgl. 06/11/2008 s/d 10/12/2008
Jam. 10:00
Tempat. Rumah Seni Cemeti, Jl. D.I. Panjaitan No. 41 Yogyakarta
Informasi lebih lanjut 0274-371015

Free