Times bookstores in Indonesia bersama Yayasan Warna Warni dengan
bangga mempersembahkan dan mengundang Bapak dan Ibu untuk menghadiri
Diskusi buku dan Jumpa Penulis - Krisnina Maharani Akbar Tandjung
“Jejak Gula: Warisan Industri Gula di Jawa”
Hari & tanggal: Rabu, 9 Juni 2010
Waktu : pk 10.00 - 12.00 WIB
Tempat: Kemang Village Lt. 1 - VIP Room
Jl. Pangeran Antasari Kav. 36, Jakarta Selatan
RSVP : teresa@timesindonesia.com
Terbuka untuk umum
Tentang "Jejak Gula"
Melalui buku “Jejak Gula, Warisan Industri Gula di Jawa”, Krisnina
Maharani A Tandjung, memaparkan secara ringan namun informatif mengenai
sejarah gula dari waktu ke waktu.
Istri Akbar Tandjung itu mencoba menyuguhkan sisi lain pahit manis sejarah dan budaya yang lahir
dari industri gula. Bagaimanapun pemanis yang diolah dari tanaman tebu
ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan hidup bangsa Indonesia.
Gula larut dalam politik, ekonomi, sosial budaya dan
kemasyarakatan Indonesia. Akulturasi budaya Eropa, Tionghoa dan Jawa
sebagai pusat mata rantai perkembangan gula nasional juga terlihat dari
seni arsitektur dan interior ruangan.
"Industri gula yang tumbuh
sejak zaman kolonial juga tercermin dari arsitektur bangunan di
kota-kota kiblat gula di masa lalu," kata Nina saat konferensi pers
peluncuran bukunya di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, 5 April
2010.
Arsitektur rumah kuno sepanjang jalur gula dari Surabaya ke
Banyuwangi dengan kiblat Pasuruan mencipta seni bangunan menawan.
Paduan tiga budaya pada rumah para saudagar gula tersaji apik dalam buku
setebal 220 halaman.
Buku dengan konsep coffee table ini
merangkum informasi dan gambar-gambar yang memperlihatkan sisa-sisa
kekayaan arsitektur, interior dan mesin-mesin pabrik gula yang pernah
menjadi lokomotif ekonomi di masa kolonial.
ulasan diambil dari Vivanews.com
Untuk keterangan lebih lanjut:
Tessa
Marketing Events & Website Manager
PT Times Prima Indonesia
Building A UPH 2nd Floor
Jl. MH Thamrin No. 2/Lippo Karawaci - Tangerang
Ph. 6221 5421 3020
Fax. 6221 5421 3025